Kamis, 07 Maret 2013

Istilah dalam olahraga bola voli

antena — Tangkai yang dipasang tegak lurus, ditempelkan pada jaring di atas masing­masing garis tepi lapangan. Antena berdiri tiga kaki di atas jaring, dan bola harus lewat di antara kedua antena ketika melintasi jaring agar dianggap sah dalam permainan. Jika bola menabrak antena atau melintasi jaring di luar keduanya, permainan dianggap berakhir.
as — Pukulan servis yang mencetak skor dengan cepat (pukulan servis yang tidak dapat diterima tim penerima servis).
assist — Pukulan umpan atau passing kepada seorang penyerang untuk mencetak skor dengan cepat.

bidang passing — Permukaan datar yang dibentuk oleh lengan bawah pemain ketika melakukan passing bawah. Tangan harus disatukan dengan ibu jari dan pergelangan tangan Baling menekan. Lengan harus rileks dan dijulurkan ke depan tubuh, mem­pertahankan suatu permukaan datar dengan lengan bawah untuk membantu memastikan bahwa bola mengarah ke sasaran.
blocking —Usaha tim bertahan untuk menghentikan atau memperlambat serangan lawan di area jaring. Blocking dapat melibatkan satu, dua, tiga pemain di depan penyerang yang menjulurkan kedua tangan mereka melebihi jaring.
bola bebas — Bola yang tidak diserangkan ke atas jaring dengan kuat, tetapi justru dilemparkan menggunakan passing atas atau passing bawah. Bola-bola bebas biasanya berada tinggi, lambat, dan dalam, yang memudahkan tim mengembalikannya.
bola hidup—Bola dianggap hidup ketika berada dalam permainan, yaitu dari saat bola dikontak secara sah pada saat servis sampai rally berakhir clan bola dinyatakan sebagai bola coati.
bola jatuh — Pukulan yang bukan merupakan serangan keras atau sebuah bola bebas. Pukulan ini dapat berupa pukulan yang dilakukan dengan posisi berdiri (daripada melompat) di bagian mana Baja untuk menempatkan bola ke dalam lapangan lawan. Disebut juga spike berdiri.
bola terpegang—Suatu pelanggaran yang terjadi ketika bola berhenti atau terpegang sebentar di tangan atau lengan pemain selama melakukan kontak.
daftar nama — Catatan semua pemain yang berhak bermain (nama clan nomor) dalam sebuah tim.
digging—Teknik yang digunakan oleh seorang pemain bertahan untuk menjaga, bola pukulan keras atau lambat agar kembali naik dan dapat dimainkan ketika pemain bertahan hanya memiliki sedikit waktu untuk bereaksi clan menempatkan diri. Pemain bertahan biasanya akan menggunakan passing bawah atau suatu variasi dari passing ini untuk melakukan digging terhadap bola.
down the line —Serangan di mana bola dipukul dari garis tepi penyerang clan melaju lurus di sepanjang garis tepi lawan yang sama
error — Kesalahan yang mengakibatkan diberikannya nilai kepada tim lawan. Para pemain dapat melakukan beragam jenis kesalahan selama pertandingan, seperti kesalahan servis, kesalahan dalam mengolah bola, kesalahan memukul, kesalahan menerima, atau kesalahan blocking.
garis dasar—Garin yang menandai ujung lapangan pada masing-masing sisi jaring. Di sebuah lapangan berukuran baku, masing-masing garis dasar berjarak 9 meter dari jaring dan melintang sejajar jaring. Disebut juga garis ujung.
garis serang—Garin di lapangan pada masing-masing sisi jaring yang berjarak 3 meter dari jaring dan sejajar dengan jaring yang memisahkan lapangan bagian depan dengan lapangan bagian belakang. Para pemain barisan belakang tidak diperbolehkan melompat dan menyerang bola dari depan garis serangan. Disebut juga garis 3 meter.
garis tengah—Garin yang melintang sejajar dan tepat berada di bawah jaring dari
garis tepi ke garis tepi di seberang lapangan, membagi lapangan menjadi dua. garis tepi—Garin yang menandai setiap sisi area bermain. Garin ini memiliki panjang
9 meter dari jaring ke garis ujung di setiap sisi jaring.
garis ujung—Garin yang menandai ujung lapangan di masing-masing sisi jaring. Masing-masing garis ujung berjarak 9 meter dari jaring dan melintang sejajar dengan jaring. Disebut juga garis dasar.
jaring—Peralatan yang membagi lapangan menjadi dua dan memisahkan area bermain untuk kedua tim.
kartu kuning — Tanda yang menunjukkan peringatan
kartu merah — Tanda yang ditunjukan sebagai akibat dari pelanggaran perseorangan ataupun tim yang mengakibatkan diberikannya sebuah poin untuk lawan.
keluar batas lapangan — Area di luar batas lapangan. Sebuah bola dianggap keluar (dan menjadi bola mati) ketika mendarat atau membentur sebuah benda yang berada di luar batas lapangan.
kesalahan servis — Kesalahan yang dilakukan pemain servis ketika sedang memukul servis. Misal, memukul servis yang gagal melintasi jaring, memukul servis yang keluar batas lapangan, atau melakukan pelanggaran kaki.
kontak ganda—Ketika satu orang pemain menyentuh bola lebih dari sekali tanpa ada pemain lain yang menyentuh bola di antara kontak-kontak tersebut. Kontak ini hanya dianggap sah jika kontak pertama pemain terhadap bola merupakan sebuah blocking.
kontak pada bola —Menyentuh bola dengan bagian apa pun dari tubuh pemain (kecuali kibasan rambut pemain).
lapangan bagian belakang —Area di antara garis serang dan garis ujung (dari garis tepi ke garis tepi) pada masing-masing sisi jaring.
lapangan bagian depan—Area di antara jaring dan garis serang (dari garis tepi ke garis tepi) di masing-masing sisi jaring.
let service—Servis di mana bola yang dipukul menyentuh jaring tetapi masih dapat melintasi jaring menuju lapangan lawan.
libero — Pemain yang dianggap sebagai pemain spesialis barisan belakang. Pemain ini hanya bermain dalam barisan belakang dan diperbolehkan mengganti pemain barisan belakang manapun tanpa batas pada saat bola mati. Libero tidak boleh melakukan servis, mengumpankan bola ke penyerang dari depan garis serangan, atau menyerang bola dari atas puncak jaring.
lift—Pelanggaran (kontak tidak sah) yang terjadi ketika pemain memegang bola.
lineup —Daftar pemain tim inti dalam posisi yang akan mereka mulai dalam pertandingan. Lineup menentukan rotasi pemain atau urutan servis di sepanjang pertandingan.
lintas lapangan—Arab serangan yang wring dilakukan, dari sudut sisi jaring penyerang ke arah garis tepi yang berseberangan atau ke arah sudut diagonal dari sisi area lawan.
loss of rally — Hukuman yang diberikan ketika tim yang melakukan servis melanggar peraturan. Lawan diberi kesempatan servis, dan sebuah nilai.
membaca bola — Memperkirakan apa yang akan terjadi di lapangan. Misalnya, pemain blocking melihat pengumpan untuk mendapatkan isyarat yang membantu mereka mengantisipasi kemana pengumpan akan memukul bola.
overlap — Pelanggaran yang terjadi ketika para pemain tidak berada dalam urutan servis dan jajaran barisan yang semestinya, dengan tanpa berganti ke posisi para pemain yang berdekatan (baik belakang ke depan atau dari sisi ke sisi) ketika bola diservis.
passing — Permainan di mana pemain melakukan kontak terhadap bola dan mengarah­kannya ke udara, sehingga rekan satu tim dapat mengambil posisi untuk melakukan kontak selanjutnya.
passing atas — Pukulan passing yang dilakukan pemain dengan menyentuh bola menggunakan kedua tangan di atas kepala.
passing bawah — Sebuah passing yang dilakukan pemain dengan menggunakan lengan bawahnva untuk memukul bola yang jatuh setinggi pinggangnya.
pelanggaran kaki — Pemain servis melangkah di atas atau melampaui garis ujung sebelum menyentuh bola pada saat melakukan servis.
pelanggaran—Terjadi ketika seorang pemain gagal bermain sesuai peraturan. Anda harus berkonsultasi dengan liga Anda untuk informasi tentang pelanggaran dan hukumannya.
pemain blocking— Pernain bertahan yang mencoba menghentikan atau memperlam­bat serangan di area jaring.
pemain servis — Pemain yang melakukan kontak awal untuk menempatkan bola dalam permainan dan memulai rally.
pemukul — Pemain yang memukul bola melintasi jaring ke dalam lapangan lawan. Disebut juga pemain spike atau penyerang.
penalti — Konsekuensi yang diberikan kepada pemain atau tim yang melanggar peraturan.
pendekatan — Gerakan penyerang, biasanya tiga atau empat langkah lari cepat untuk mengambil posisi melompat dan memukul bola.
penetrasi — Tindakan menjangkau melewati jaring dan melanggar bidang jaring sambil membendung serangan.
penggantian—Mengarah pada pemain libero yang masuk ke dalam pertandingan
untuk menggantikan salah satu pemain barisan belakang memperkuat pertahanan. 
penghitungan skor rally—Metode penghitungan skor di mana poin dihitung pada
setiap rally, tanpa mempertimbangkan tim mana yang melakukan servis. 
pengumpan — Pernain yang melakukan kontak kedua dan mengarahkan bola kepada
penyerang.
penundaan — Penundaan awal atau permulaan pertandingan yang dilakukan dengan sengaja oleh tim, pemain, atau pelatih. Pelanggaran pertama selama pertandingan akan mengakibatkan diberikannya peringatan. Pelanggaran kedua atau ketiga di sepanjang pertandingan yang sama akan mengakibatkan poin penalti yang diberikan kepada tim lawan.
pepper — Latihan di mana para pemain melakukan passing, mengumpan dan memukul
bola bolak-balik ke arch satu sama lain. Sering disebut dengan latihan pemanasan. perimeter — Suatu jenis pertahanan yang digunakan untuk mempertahankan area yang
dekat dengan batas lapangan.
peringatan — Ketika seorang wasit memberika pemberitahuan atas terjadinya pelanggaran kecil pertama dengan mengeluarkan kartu kuning. Peringatan dicatat dalam buku skor, tetapi tidak diberikan hukuman. Disebut juga kartu kuning.
permainan ulang—Tindakan memainkan suatu rally kembali, seperti ketika terjadi kesalahan ganda, dengan tanpa memberikan sebuah nilai atau loss of rally clan tanpa rotasi servis (pemain servis yang sama akan melakukan servis).
pertandingan—Serangkaian set pertandingan, biasanya tiga atau lima set yang dimainkan untuk menentukan pemenang pertandingan. Tim yang memenangkan dua dari tiga set atau tiga dari lima set pertandingan adalah pemenang pertandingan.
poin penalti—Poin yang diberikan kepada sebuah tim ketika tim lawan melanggar peraturan. Disebut juga kartu merah.
posisi siap — Posisi yang harus diambil pemain ketika sedang bersiap untuk memain­kan bola seperti ketika sedang melakukan servis, mengumpan, menyerang, menerima passing atau digging, atau melakukan blocking.
postur—Posisi tubuh pemain selama memainkan suatu keterampilan.
pukulan — Keterampilan utama yang digunakan pemain penyerang untuk memainkan bola ke atas jaring. Disebut juga spike atau serangan.
rally — Serangkaian permainan yang terns menerus bolak-balik melintasi jaring yang dimulai dengan servis clan berakhir ketika bola dinyatakan sebagai bola coati.
roll shot—Suatu pukulan lemah (off-speed) yang dilakukan pemain dengan menyentuh bola dengan lemah, dengan topspin yang lambat, mengarahkannya ke suatu area lapangan yang terbuka. Disebut juga off-speed spike.
rotasi — Perubahan posisi pemain dengan bergerak search jarum jam ketika tim mereka diberi kesempatan servis setelah servis yang dilakukan oleh lawan.
ruang terbuka — Daerah kosong lapangan di antara dua orang pemain.
screen — Suatu tindakan tidak sah yang melibatkan satu atau lebih pemain dari tim yang melakukan servis dengan mencoba untuk menghalang-halangi penerima servis melihat pemain yang melakukan servis atau jalur servis bola. Tindakan ini termasuk melambaikan tangan, melompat atau bergeser untuk menyembunyikan pemain servis.
sentuhan bola — Kontak pada bola oleh pernain,
serangan off-speed — Serangan yang dilakukan pemukul yang bertujuan memperdayai perta-hanan lawan dengan memukul bola dengan lemah sehingga bola bergerak lebih lambat daripada hard-driven spike.
serangan — Usaha tim menyerang dengan memukul atau melakukan spike ke dalam lapangan lawan. Tujuan penyerang adalah memukul bola ke lantai di sisi jaring lawan untuk memenangkan rally.
servis — Kontak dengan bola yang memulai permainan untuk memulai setiap rally.
servis melayang— Sebuah servis yang melayang melintasi jaring tanpa putaran bola (seperti sebuah knuckleball). Untuk memainkan servis melayang, pemain memukul bola dengan kuat menggunakan suatu aksi "meninju" dengan sedikit atau tanpa gerakan lanjutan.
servis melompat — Servis yang dilakukan pemain servis dengan melompat ke udara (sama dengan suatu serangan di area jaring) untuk menyentuh bola yang dilemparkan.
servis tangan bawah — Pukulan servis yang dilakukan dengan gerakan tangan bawah untuk menyentuh bola pada ketinggian sebatas pinggang.
servis ulang—Terjadi ketika pemain servis diperbolehkan melakukan servis lagi setelah melakukan kesalahan melempar. Pada sebagian besar liga remaja, pemain diperbolehkan melakukan satu kali kesalahan melempar servis (membiarkan bola melambung atau menangkapnya setelah melemparkannya untuk sebuah servis) per usaha servis atau per rotasi, yaitu pemain masih diperbolehkan melakukan servis lagi setelah hal ini terjadi.
side-out—Terjadi ketika tim yang menerima servis mendapatkan hak untuk melakukan servis dengan memenangkan rally.
spike—Pukulan yang kuat dan diarahkan dengan keras yang digunakan untuk mengembalikan bola ke dalam lapangan lawan.
substitusi—Seorang pemain masuk ke dalam pertandingan untuk menggantikan pemain lain.
tip — Suatu serangan yang dilakukan pemukul dengan menggunakan satu tangan untuk mencoba menempatkan bola dengan lemah di atas pemain blocking atau ke dalam area-area terbuka lainnya dari lapangan lawan.
topspin — gerakan memutar yang dapat diberikan pada bola ketika sedang menyerang atau memukul servis. Topspin menyebabkan bola jatuh secara tiba-tiba.
transisi — Pergantian tim dari bertahan ke menyerang atau dari menyerang ke bertahan selama permainan. Bisa juga mengarah pada pemain yang berganti dari posisi menyerang ke posisi bertahan atau sebaliknya.
tukar posisi — Dua orang pemain satu tim yang berganti posisi di lapangan dengan cepat setelah servis untuk tujuan menyerang atau bertahan. Hal ini juga mengacu pada tim lawan yang berganti sisi jaring di akhir setiap set pertandingan atau pada saat mencapai nilai tengah dari set yang menentukan dalam pertandingan.
umpan — Sebuah passing (biasanya passing atas dengan dua tangan) yang digunakan untuk menyampaikan bola kepada seorang penyerang.
urutan rotasi — Lineup tim yang dikumpulkan sebelum setiap set pertandingan yang menunjukkan posisi-posisi awal pemain dan menentukan rotasi para pemain di sepanjang pertandingan. Lineup ini membantu pencatat skor dan wasit mengetahui urutan pemain yang melakukan servis dan menjelaskan bahwa para pemain berada dalam urutan rotasi yang benar sebelum setiap servis dilakukan.
USA Volleyball (USAV) — Organisasi yang berperan sebagai badan pengatur bola voli nasional di Amerika Serikat.

Belajar Teknik Renang Gaya Punggung


Belajar Renang Gaya Punggung merupakan gaya yang paling berbeda dengan yang lainnya karena Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.
Teknik Belajar Renang Gaya Punggung :
Langkah 1 – Gerakan Kaki
  1. Kaki kanan dan kiri digerakkan naik turun secara bergantian (seperti orang yang sedang berjalan /seperti gaya bebas tetapi dengan posisi wajah menghadap ke atas)
  2. Kaki digerakkan bergantian dengan cukup cepat agar arah renang Anda tidak melenceng/berbelok
Langkah 2 – Gerakan Tangan
  1. Posisi awal satu tangan lurus di atas kepala.
  2. Kemudian langsung mengayuh ke belakang menuju pinggang.
  3. Kemudian angkat keluar dari permukaan air dan kembalikan ke posisi awal
  4. Lakukan hal yang sama dengan tangan yang satunya.
    Jadi tangan kiri dan kanan bergerak secara bergantian, ketika tangan kiri keluar dari dalam air, tangan kanan masuk ke dalam air, begitu seterusnya.
Langkah 3 – Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Kaki terus bergerak seperti pada point 1 di atas. Dengan gaya ini, tidak akan ada masalah kesulitan dalam pengambilan nafas karena wajah kita berada di atas air. Mungkin yang jadi masalah adalah apakah kita sudah sampai ujung kolam atau belum, karena kita tidak bisa melihatnya (mata kita menghadap ke atas). Hal ini bisa diatasi dengan menghitung gerakan tangan.
Tips Belajar Renang Gaya Punggung :
  1. Posisi kaki jangan terlalu di permukaan air, melainkan agak masuk ke dalam air. Hal ini akan membantu kecepatan dan juga memudahkan kepala tetap berada di atas.
  2. Kaki terus bergerak, jangan berhenti. Hal ini agar arah renang kita tidak melenceng/berbelok.
  3. Telapak kaki agak diluruskan sedemikian rupa sehingga menjadi lurus / sejajar dengan tulang kaki.
  4. Posisi kedua kaki berdekatan satu dengan yang lainnya.
  5. Dagu agak didekatkan ke dada, hal ini akan membantu kecepatan dalam berenang.
  6. Gerakan tangan ketika masuk ke dalam air, maka sisi telapak tangan yang masuk ke dalam air terlebih dulu. Hal ini memperkecil tahanan dari air.
Sekian pembahasan tentang Belajar Renang Gaya Punggung. Semoga berguna bagi kita semua dan tetap sehat dalam menjalani hidup.

Rabu, 06 Maret 2013

Belajar Renang Gaya Bebas

belajar-renang-gaya-bebasBelajar Renang Gaya Bebas itu banyak manfaatnya untuk tubuh kita. Untuk memulai pelajaran ini, anda harus mengetahui teknik berenang yang benar. karena dengan teknik yang salah akan membuat Anda kehilangan efisiensi, lambat, dan cepat capek. Dalam tulisan ini Rahasia Sehat akan menjelaskan teknik yang lebih baik untuk renang gaya bebas.
Baca Juga : Manfaat Renang Untuk Tubuh dan Pikiran
Sebelum membahas lebih jauh teknik Belajar Renang Gaya Bebas, alangkah baiknya anda melihat gambar cara Berenang gaya bebas di bawah ini. Gambar ini sebagai acuan anda dalam menerapkan Belajar Renang Gaya Bebas.
Renang Gaya Bebas

Teknik Belajar Renang Gaya Bebas

Langkah 1 – Body Streamline.
Posisi streamline atau lurus akan meminimalkan tahanan air. Ya, tubuh Anda harus streamline mulai dari ujung jari tangan Anda sampai ujung jari kaki Anda. Dan agar posisi streamline ini bisa tercapai setiap saat, maka yang harus Anda lakukan adalah :
  1. Posisi kepala Anda harus streamline dengan badan. Telinga Anda harus segaris dengan badan Anda. Caranya, selama berenang, celupkan kepala kedalam air. Hadapkan wajah ke dasar kolam, dengan pandangan mata ke bawah, sedikit kedepan. Demikian pula sewaktu mengambil nafas, jangan mengangkat kepala. Cukup mulut Anda berada diatas permukaan air, dan satu telinga Anda tetap tercelup kedalam air. Jika kedua telinga keluar dari air, berarti salah
  2. Jangan menekuk tungkai. Gerakan kaki Anda berasal dari paha, bukan hanya gerakan betis Anda. Yang juga penting adalah untuk mengunci punggung kaki Anda agar segaris dengan tungkai Anda (seperti yang biasa dilakukan oleh seorang penari balet atau seorang pesenam).
Langkah 2 – Body Rotation
Selama berenang gaya bebas, tubuh Anda harus bisa menyerupai balok kayu yang oleng ke kiri dan ke kanan, terhadap sumbu aksialnya. Dan keolengan tubuh ini tidak hanya terjadi pada dada Anda, tetapi semua bagian tubuh Anda. Mulai dari kepala, dada, perut, pinggang, dan tungkai. Sewaktu lengan kiri Anda berekstensi, tubuh Anda miring ke kanan, tubuh bagian kanan naik. Begitu juga sebaliknya.
Langkah 3 – Efisienkan Kayuhan Tangan
Rapatkan jari-jari tangan anda untuk mendapatkan daya dorong yang besar. Lakukan kayuhan mulai dari saat anda mendorong di dalam air sampai dengan tangan Anda melampaui sisi paha Anda. Jangan sekali-kali mengeluarkan tangan Anda sebelum tangan Anda menyentuh sisi paha Anda, meskipun Anda kelelahan.
Langkah 4 – Gerakan Kaki
Gerakan kaki yang benar adalah paha yang digerakkan bukan lutut dan gerakan kaki harus dalam posisi lurus tidak menekuk. Kalau anda menekuk lutut, anda hanya akan kehilangan banyak tenaga tanpa memberikan daya dorong yang kuat.

Selasa, 05 Maret 2013

Berenang

Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.
Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan orang di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.

Sejarah

Manusia sudah dapat berenang sejak zaman prasejarah, bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di "gua perenang" yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari 2000 SM. Beberapa di antara dokumen tertua yang menyebut tentang berenang adalah Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, dan Alkitab (Kitab Yehezkiel 47:5, Kisah Para Rasul 27:42, Kitab Yesaya 25:11), serta Beowulf dan hikayat-hikayat lain. Pada 1538, Nikolaus Wynmann seorang profesor bahasa dari Jerman menulis buku mengenai renang yang pertama, Perenang atau Dialog mengenai Seni Berenang (Der Schwimmer oder ein Zwiegespräch über die Schwimmkunst).

Perlombaan renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang. Sebagian besar peserta waktu itu berenang dengan gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya rangkak depan atau disebut gaya trudgen dalam perlombaan renang di dunia Barat. Trudgen menirunya dari teknik renang gaya bebas suku Indian di Amerika Selatan.

Renang merupakan salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade Athena 1896. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan sebagai nomor baru renang Olimpiade. Persatuan renang dunia, Federation Internationale de Natation (FINA) dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan salah satu variasi gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada tahun 1952.

Gaya renang

Dalam renang untuk rekreasi, orang berenang dengan gaya dada, gaya punggung, gaya bebas dan gaya kupu-kupu. Gaya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas. Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang berenang dengan gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas.

Gaya bebas

Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.

Gaya bebas merupakan gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas bisa di gunakan oleh beberapa orang, baik yang sudah terlatih maupun para pemula.

Gaya dada

Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap.

Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional, perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.
 
Gaya punggung

Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.

Sewaktu berlomba, berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu yang semuanya dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.
Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali diperlombakan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas

Gaya kupu-kupu

Gaya kupu-kupu atau gaya dolfin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.
Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki.

Berenang gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas.

Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

Risiko dalam Renang

Kecelakaan di air karena bisa menyebabkan cedera hingga kematian akibat tenggelam. Sebelum memasuki air, perenang harus mencari tahu kedalaman kolam renang, sungai, atau laut yang ingin direnangi.
Berenang di sungai atau di laut bisa sangat berbahaya bila datang arus deras atau ombak besar secara tiba-tiba. Orang yang sedang dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan dilarang untuk berenang.

Kaca mata renang bisa mencegah mata orang yang memakainya dari iritasi. Berenang di air kotor akan menyebabkan penyakit kulit dan iritasi mata. Di kolam renang, bakteri penyebab penyakit dikendalikan dengan pemberian kaporit. Pergantian air yang teratur akan meningkatkan kualitas air kolam yang sehat.

Jumat, 01 Maret 2013

Sejarah permainan dan perkembangan bola basket


SejarahBasket | Go To NBA

Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senamyang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak.
Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari. Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutupyang berlampu. Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.
Beberapa catatan penting dalam perkembangan bola basket.
  1. Tahun 1891 : Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket
  2. Tahun 1892 : Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada masyarakat (Amerika)
  3. Tahun 1894 : Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi.
  4. Tahun 1895 : Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.
  5. Tahun 1913 : Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.
  6. Tahun 1918 : Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.
  7. Tahun 1919 : Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.Tahun 1932 : Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)
  8. Tahun 1933 : Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.
  9. Tahun 1935 : Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.
  10. Tahun 1936 : Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.
  11. Tahun 1939 : Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia.
Mengenal permainan bola basket
Mengenal Permainan Bola Basket Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga tiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain. Permainan Bola Basket dimainkan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerangdan memasukkan bola sebanyak-banyaknya keranjang sendiri untuk sedapat mungkin tidak kemasukan. Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting). Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan Bola Basket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass),dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yakni pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai seabgai tumpuan. Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan. Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain Bola Basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadiserta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan Bola Basket, walaupun tidak sempurna.
Ketentuan bermain dan bertanding.
Seperti telah diuraikan di atas permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu, masing-masing terdiri dari 5 orang pemain. Wasit yang memimpin terdiri dari 2 orang yagn senantiasa berganti posisi. Waktu bermain yang resmi 2 x 20 menit bersih, tidak termasuk masa istirahat 10 menit, time out, dua kali bagi masing-masing regu tiap babak selama 1 menit, saat pergantian pemain dan atau peluit dibunyikan wasit karena bola ke luar lapangan atau terjadi pelanggaran/kesalahan seperti foul dan travelling. Apabila dalam pertandingan resmi (yang dimaksud disini bukan pertandingan persahabatan) terjadi pengumpulan angka sama, waktu diperpanjang sekian babak (tiap 5 menit) sampai terjadi perbedaan angka.Khusus untuk permainan Mini Basket yang diperuntukkan anak-anak di bawah umur 13 tahun, diberlakukan peraturan tersendiri yang agak beda, antara lain : bola yang dipergunakan lebih kecil dan lebih ringan, pemasangan keranjang yang lebih rendah, waktu pertandingan 4 x 10 menit dengan 3 kali istirahat dan lainnya lagi seperti dalam hal penggantian pemain. Peraturan permainan yang dipergunakan sangat tergantung daripada peraturan PERBAIS/FIBA mana yang berlaku. Misalnya pada tahun 1984, peraturan permainan yang berlaku adalah Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984.
Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan Berdasarkan Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984, alat-alat perlengkapan dan lapangan terdiri dari :
  1. Bola Basket
  2. Terbuat dari karet yang menggelembung dan dilapisi sejenis kulit, karet atau sintesis. Keliling bola tidak kurang dari 75 cm dan tidak lebih dari 78 cm, serta beratnya tidak kurang dari 600 gram dan tidak lebih dari 650 gram. Bola tersebut dipompa sedemikan rupa sehingga jika dipantulkan ke lantai dari ketinggian 180 cm akan melambung tidak kurang dari 120 cm tidak lebih dari 140 cm.
  3. Perlengkapan Teknik
    • Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat waktu dan satu lagi untuk time out.
    • Alat untuk mengukur waktu 30 detik.
    • Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.
    • Isyarat - scoring board, tanda kesalahan perorangan yakni angka 1 sampai dengan 5, serta bendera merah dua buah untuk kesalahan regu.
  4. Lapangan
    • Lapangan Permainan Berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 26 m dan lebar 14 m yang diukur dari pinggir garis batas. Variasi ukuran diperolehkan dengna menambah atau mengurangi ukuran panjang 2 m serta menambah atau mengurangi ukuran lebar 1 m. Di lapangan ini terdapat beberapa ukuran seperti : lingakaran tengah, dan lain sebagainya yang secara jelas dan terperinci akan diuraikan dalam gambar di bawah nanti.
    • Papan Pantul Papan pantul dibuat dari kayu keras setebal 3 cm atau dari bahan transparant yang cocok. Papan pantul berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm.. Tinggi papan, 275 cm dari permukaan lantai sampai ke bagian bawah papan, dan terletak tegak lurus 120 cm jaraknya dari titik tengah garis akhir lapangan. (Perincian selengkapnya, lihat gambar).
    • Keranjang Keranjang terdiri dari Ring dan Jala. Ring tersebut dari besi yang keras dengan garis tengah 45 cm berwarna jingga. Tinggi ring 305 cm dari permukaan lantai dan dipasang dipermukaan papan pantaul dengan jarak 15 cm. Sedangkan jala terdiri dari tambah putih digantung pada ring. Panjang jala 40 cm.

Teknik Bola Basket serta Ukuran Lapangan



Ukuran lapangan bola basket - teknik bola basket - lapangan bola basket - permainan bola basket - sejarah bola basket - peraturan bola basket. Mungkin sebagian dari sahabat sahabat semua ada yang membutuhkan landasan teori dari sebuah makalah bola basket yang sedang sahabat susun. Maka dari itu artikel bola basket ini saya posting sebagai referensi anda. dalam dalam menyusun skripsi, maupun jurnal. mudah mudahan bermanfaat


Banyak hal yang harus dipelajari dalam bola basket termasuk Teknik bola basket, sahabat semua juga berharap dan termotivasi dengan bintang bintang dunia dalam olahraga bola basket, dan anda juga ingin meniru semua teknik- teknik hebat yang meraka perankan pada saat bertanding, maka dari itu psotingan bola basket ini saya hadirkan untuk anda semua.

A.    Permainan bola basket
Bola basket ditemukan pada Desember 1891 oleh Dr. James Naismith, seorang Anggota Pelatih YMCA di Springfield. Massachusetts (sekarang dikenal dengan Springfield Collage) Naismith merancang bola basket sebagai jawaban atas tugas yang diberikan oleh Dr. Luther Gulick, Direktur Departemen Pendidikan Fisika, yang menugaskan untuk membuat suatu permainan seperti sepak bola atau lacrasse yang dapat dimainkan didalam ruangan selama musim dingin. Bola basket segera dikenal dan tersebar cepat ke seluruh dunia oleh perjalanan pada lulusan Sekolah Pelatihan YMCA.

Kompetisi antar Universitas marak setelah abad kedua puluh. The National Invitation Tournament (Tournament Profesional Nasional yang pertama) dilakukan pada tahun 1938, dan the National Basketball Association (NBA), liga bola basket profesional utama, dibentuk tahun 1946. bola basket pertama kali diikutsertakan dalam olimpiade pada tahun 1936.


Bola basket dimaenakan oleh dua tim dengan lima permain per tim. Tujuannya adalah mendapatkan nilai (Skor) dengan memasukkan bola kekeranjang dan tim mencegah tim lain melakukan hal serupa. Menurut Wissel (2000:2) mengatakan bola dapat diberikan dengan passing (operan) dengan tangan atau mendriblenya (Banting, pushing, atau tapping) beberapa kali pada lantai tanpa menyentuhnya dengan dua tangan secara bersamaan. Teknik dasar mencakup gerakan kaki (footwork), menembak (shooting), operan (pussing) dan menangkap, Drible, rebound, bergerak dengan bola, bergerak tanpa bola dan bertahan. Teknik Bola Basket
1.    Perlengkapan permainan
Adapun perlengkapan dalam bermain bola basket adalah sepatu bola basket. Celana atlet, t-shirt longgar, akos kaki putih dan dapat juga memakai soft pada untuk melindungi lutut dan siku serta kaca mata untuk melinduingi mata.
2.    Bola basket
Bola basket berbentuk bulat bundar (spherical) dan berwarna orange. Keliling bola basket untuk laki adalah maksimum 30 cm dan minimum 29,5 cm, sedangkan untuk wanita maksimum 29 cm dan minimum 28,5 cm.
3.    Papan ring (back-board)
Papan ring (back-board) bebentuk persegi panjang dengan permukaan datar, berukuran horisontal 1,80 m dan vertikal 1,05 m. suatu kotak persegi panjang berukuran24 inci horisontal dan 18 inci vertikal diletakkan dibelakang ring dengan garis bawahnya sejajar dengan tiang tiap keranjang berdiameter 18 cm dengan sisis permukaan 2,90 m diatas lantai.
4.    Dimensi lapangan dan tanda-tanda
Lapangan pertandingan berbentuk persegi panjang dengan permukaan bebas hambatan dengan dimensi 16 X 28 m. pada bagian-bagian tertentu dari lapangan diberinama khusus, dimana garis batas pada tiap sisi dan garis bagian akhir  dari lapangan disebut sideline, endline dan centerline. Frountcourt dan suatu tim adalah separuh lapangan dari garis batas akhir belakang dan sisi terdekat dari division atau garis tengah lapangan (nidcourline) termasuk ring basket kubu tim itu. Sedangkan backcourt mencakup setengah lapangan lainnya dimana terdapat ring basket tim lawan. Ada tiga lingkaran dilapangan, lingkaran lemparan bebas (free throw circle) pada bagian tiap lapangan dan lingkaran tengah. (center circle). Garis dari sisi belakang dari free circle dan tanda baseline adalah daerah yang disebut sebagai free throw lane dan key. Sedangkan tanda-tanda tambahan pada tiap sisi dari lane lines disebut block  dan hash marks. Teknik Bola Basket
B.    Tembakan secara umum - Permainan bola basket
Tembakan (menembak) adalah keahlian yang sangat penting didalam olahraga basket. Untuk lenbih jelas tentang tembakan berikut ini, akan dijelaskan secara singkat hal-hal yang berkaitan dengan tembakan ini.
1).     Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat tembakan.
Menurut Wissel (2000:46-48), hal-hal yang perlu diperhatikan secara umum pada saat melaksanakan tembakan adalah.
  • 1.1.    Pandangan (Sight)
Pusatkan mata pada ring, tujukan hanya pada sisi muka lingkaran untuk semua jenis tembakan kecuali untuk tembakan pantulan (bank shot). Gunakan tembakan samping jika berada pada posisi 45 derajat dari papan ring. Untuk tembakan sisi, tujukan pada puncak dekat kotak pada papan ring. Kemudian pandang sasaran secepatnya dan jaga mata terfokus padanya hingga mencapai sasaran dan mata jangan mengikuti gerakan bola konsentrasi pada target mengurangi gangguan, seperti teriakan, lambaian handuk, tangan lawan, atau pelanggaran keras.
  • 1.2.    Posisi tangan
Untuk menembak adalah penting dalam menempatkan bola pada tangan tepat dibelakang bola dan juga penting menempatkan tangan yang tidak menembak dibawah bola sebagai penjaga keseimbangan. Posisi ini disebut block and tuck. Selanjutnya tangan menembak secara langsung dibelakang bola, jari telunjuk pada titik tengah kemudian bola melepaskan pada jari telunjuk tepat berada di kutub atau tanda lain pada bagian tengah bola, agar kontrol dan sentuhan ujung jari yang sudah terbangun dapat menghasilkan lemparan yang lembut tapi tepat.
  • 1.3.    Persejajaran siku dalam
Pegang bola didepan dan diatas bahu untuk menembak, antara telinga dan bahu, pertahankan siku-suku didalam dan pada saat siku menembak, bola sejajar dengan basket dan selanjutnya letakkan tangan di belakang bola dan gerakkan siku kedalam sejauh mana anda mampu.
  • 1.4.    Irama menembak
Menembak adalah singkroniasi antara kaki, siku tembak, kelenturan pergelangan dan jari tangan. Tembakan boleh dengan halus, bersamaan dengan gerakan mengangkat yang ritmis. Kekuatan inti dan ritme tembakan berasal dari gerakan naik turun kaki. Awali dengan lutut sedikit lentur, tekuk lutut dan kemudian rentangkan sepenuhnya didalam gerakan naik turun pada saat kaki terentang sepenuhnya, punggung dan bahu terentang ke arah atas dan ketika tembakan dimulai dari tengah mengimbang ketangan menembak.
2).    Teknik-teknik dasar menembak (Shooting) - Permainan bola basket

Menurut Wissel (2000:46-62), secara umum teknik dasar menembak shooting itu ada tujuh jenis yaitu :
  • Tembakan satu tangan  (One-hend Set Shot)
  • Lemparan bebas  (Free thouw)
  • Tembakan sambil melompat (jum Shoot)
  • Tembakan tiga skor (Three pount shot)
  • Tembakan mengait (hoot shot)
  • Lay-up
  • Runner
Berikut ini akan dijelaskan, langkah-langkah pelaksanaan dari masing-masing teknik shooting tersebut  :
1.    Tembakan satu tangan
Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
  • Lihat target
  • Rentangkan kaki, punggung dan bahu
  •  Lenturkan pergelangan dan jari-jari kedepan
  • Lepaskan ibu jari
  • Tangan mengimbang pada posisi bola terlepas
  •  Irama yang seimbang

2.    Lemparan bebas (Free Throw)
Suksesnya dalam melakukan lemparan bebas memerlukan keahlian, kebiasaan, konsentrasi dan keyakinan, kebiasaan, rileks dan irama mendukung konsentrasi dan keyakinan diri adapun langkah-langkah pelaksanaannya. Teknik Bola Basket
  • Lihat target
  • Ucapkan kata-kata kunci sasaran berirama
  • Rentangkan kaki, punggung dan bahu
  • Rentangkan siku
  • Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  • Lepaskan jari telunjuk 
  • Tangan menyimbang pada bola sampai terlepas
3.    Tembakan sambil melompat (Jump shot)
Tembakan melompat sama dengan tembakan satu tangan hanya ada dua penyesuaian dasar, dimana pada tembakan melompat dalam mengangkat bola harus lebih tinggi dan menembak setelah melompat, bukannya menembak bersama dengan melompat adapun langkah-langkah teknik ini 
  • Loncat lalu menembak
  • Tinggi lompatan tergantung pada jarak tembakan
  • Rentang kaki, punggung dan bahu
  • Rentangkan siku
  • Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  • Lepaskan jari-jari telunjuk
  • Laju penyimbang pada bola sampai terlepas
  • Irama yang sama
  • Lihat target

4.    Tembakan tigas Skor (Three Point Shoot)
Untuk tembakan tiga angka, disiapkan pada kejauhan yang cukup dari garis untuk minghindar penginjakan garis dan untuk mempokuskan  pandangan pada ring basket. Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
  • Loncat tanpa ketegangan, menembak saat loncat keatas
  • Irama yang sama
  • Tenaga berurutan dari kaki, punggung dan bahu
  • Rentangkan siku
  • Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  • Lepaskan jari-jari telunjuk
  • Tangan menyeimbang pada bola sampai terlepas
5.    Tembakan mengait (Hook Shot)
Keunggulan tembakan mengait adalah susah dihalangi oleh lawan yang tinggi. Tembakan mengait terbatas didekat ring jarak  3 m hingga 4 m adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut : Teknik Bola Basket
  • Melangkah dan pivot kedepan
  • Angkat bola pada arah telinga
  • Tangan menyeimbang pada bola sampai bola terlepas
  • Irama yang seimbang
  • Lihat target
6.    Lay Up
Tembakan lay up dilakukan  dekat dengan keranjang basket setelah menyalip bola. Untuk dpat melakukan melompat yang tinggi dalam lay up, harus mempunyai kecepatan pada tiga atau empat langkah terakhir tetapi juga harus mengontrol kecepatan yang berlawanan. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut 
  • Angkat lutut dan menembak
  • Bawa bola diantara telinga dan bahu
  • Arahkan lengan, pergelangan dan jari-jari
  • Lepaskan bola jari telunjuk jari yang halus
  • Pertahankan posisi tangan penyeimbang pada bola sampai terlepas
7.    Runner
Tembakan lay up dipergunakan jauh dari ring basket dan bila menembak tekanan pada irama yang teratur. Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut 
  • Lihat sasaran
  • Mendarat dengan seimbang
  • Lutut tertekuk
  • Tangan keatas
C.    Tembakan dua angka - Permainan bola basket
Tembakan dua angka adalah tembakan masuk dari daerah dua angka bernilai dua (Dr. Julisa M. Rastafari, 2006:46)
Adapun cara melakukan tembakan dua angka (Wissel, 2000:56) sebagai berikut :
  1. Lompat, Lalu tembak
  2. Tinggi lompatan tergantung pada jarak tembakan
  3. Rentangkan kaki, punggung, bahu
  4. Rentangkan siku
  5. Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  6. Lepaskan jari telunjuk
  7. Laju penyeimbang pada bola sampai terlepas
  8. Irama yang sama
  9. Lihat target
D.    Tembakan tiga angka - Permainan bola basket

Tembakan tiga angka adalah suatu tembakan dari daerah dibelakang tiga point line memberi nilai tiga (Wissel, 2000:3)
Adapun cara-cara pelaksanaan adalah sebagai berikut :
  1. Lompat tampak ketegangan menembak saat melompat ketas
  2. Irama yang sama
  3. Tenaga berurutan dari kaki, punggung, bahu
  4. Rentangkan siku
  5. Lenturkan pingggang dan jari-jari kedepan
  6. Lepaskan jari telunjuk
  7. Tangan penyeimbang pada bola sampai terlepas
E.    Perbandingan antara tembakan dua angka dan tembakan tiga angka  dalam permainan bola basket. - Permainan bola basket

Pada kondisi seutuhnya bola basket adalah permainan tin dengan lima orang pemain. Menembak (shooting) yang baik bagi permainan tim dan memeiliki keahlian akan membuat bola basket menjadi permainan tim yang indah. Disamping itu dengan memiliki dan menguasai berbagai tehnik shooting ini akan membuka kesempatan mengolah bola sehingga terbuka kesempatan melaksanakan tembakan (shooting) kearah sasaran.

Untuk tembakan tiga angka akan dilakukan dan disiapkan pada kejangkauan yang cukup dari garis yang telah ditentukan untuk menghindari penginjakan garis dan untuk mempokuskan pandangan pada ring basket, tembakan tiga angka dapat dilakukan tanpa ketegangan saat melompat, karena semakin jauh melakukan tembakan biasanya memiliki waktu, sehingga saat melakukan tembakan tidak perlu melakukan tembakan terlalu tinggi, tetapi menggunakan tenaga lebih dari kaki dan menambah tenaga dengan cara melangkag saat akan melakukan tembakan. Tembakan dua angka dan tembakan tiga angka sebagai salah satu teknik dalam menembak yang dapat meningkatkan penilaian, antisipasi, tipuan, ketepatan, kekuatan serta melincahkan disaat melakukan tembakan dalam permainan bola basket. Berkaitan dengan hal ini, menurut Wissel (2000:47) mengatakan bahwa kegunaan secara khusus dengan menguasai dan menggunakan berbagai teknik dasar dalam melakukan tembakan ini adalah dapat membantu ketepatan disaat melakukan tembakan itu sendiri.
F.    Gambar lapangan bola basket dan keterangan - Permainan bola basket
Lapangan Bola Basket
Keterangan 
  1. Tembakan 3 angka (Tembakan dari luar garis setengah lingkaran)
  2. Tembakan 2 angka (Tembakan dari dalam garis setengah lingkaran)
  3. Basket (keranjang / papan ring)
  4. Free throw line (Lemparan bebas)
  5. Midcourt line (Garis tengah lapangan)
  6. Center cirle (Lingkaran Tengah)
  7. Sideline (Garis batas tiap sisi)
  8. Free throw lane (pemain yang menyerang tidak bolah berdiam lebih lama dari 3 detik) (Wissel, 2000:3-4) Permainan bola basket

Bola Voli | Sejarah, Pengertian, Teknik, Peraturan, Makalah, Artikel Ukuran Lapangan


A.    Sejarah Permainan Bola Voli

Permainan bola voli  diciptakan oleh William B Morgan pada tahun 1895 di Holyoke (Amerika bagian timur). William B Morgan adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christain Association (MCA).

Isi dari postingan ini ( Bola Voli | Sejarah, Pengertian, Teknik, Peraturan, Makalah, Artikel Ukuran Lapangan )

Permainan bola voli di Amerika sangat cepat perkembangannya, sehingga tahun 1933 YMCA mengadakan kejuaraan bola voli  nsional.


Kemudian permainan bola voli  ini menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1974 pertama kali bola voli  dipertandingkan di Polandia dengan peserta yang cukup banyak. Maka pada tahun 1984 didirikan Federasi Bola Voli  Internasional atau Internationnal Voli  Ball Federation (IVBF) yang waktu itu beranggotakan 15 negara dan berkedudukan di Paris.
Permainan bola voli  sangat cepat perkembangannya, antar lain disebabkan oleh :
  1. Permainan bola voli  tidak memerlukan lapangan yang luas.
  2. Mudah dimainkan.
  3. Alat-alat yang digunakan untuk bermain sangat sederhana.
  4. Permainan ini sangat menyenangkan.
  5. Kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat kecil.
  6. Dapat dimainkan di alam bebas maupun di ruang tertutup.
  7. Dapat di mainkan banyak orang
Permainan bola voli  masuk ke Indonesia pada waktu penjajahan Belanda (sesudah tahun 1928). Perkembangan permainan bola voli  di Indodesia sangat cepat. Hal ini terbukti pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-2 tahun 1952 di jakarta. Sampai sekarang  permainan bola voli  termasuk salah satu cabang olahraga yang resmi dipertandingkan.

Pada tahun 1955 tepatnya tanggal 22 Januari didirikan Organisasi Bola Voli  Seluruh Indonesia (PBVSI) dengan ketuanya W. J. Latumenten. Setelah adanya induk organisasi bola voli  ini, maka pada tanggal 28 sampai 30 mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.

Dengan melihat perkembangan permainan bola voli  yang begitu pesat sangatlah tepat bila pemerintah memilih permainan bola voli  sebagai olahraga pendidikan di sekolah-sekolah. Hanya pada umumnya permainan bola voli sedikit mengalami kesulitan di dalam memperkenalkan pada anak-anak didik. Kesulitan ini terletak pada gerakan dasar permainan bola voli .

B.    Teknik Dasar Permainan Bola Voli


1.    Pengertian Teknik

Teknik adalah suatu proses melahirkan keaktifan jasmani dan pembuktian suatu peraktek dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam cabang olahraga (khususnya cabang permainan bola voli ).

Teknik dikatakan baik apabila dari segi anatomis/fisiologis mekanik dan mental terpenuhi secara benar persyaratannya. Apabila diterapkan pencapaian prestasi maksimal untuk menganalisa gerakan teknik, umumnya para guru atau pelatih akan dapat mengoreksi dan memperbaiki (Suharno, HP, 1983 : 3).

2.    Kegunaan Teknik Pada Cabang Olahraga
  • Efisien dan Efektif untuk mencapai prestasi maksimal.
  • Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya cidera
  • Untuk menambah macam-macam teknik atlet ada saat pertandingan. (Suharno, HP. 1982 : 30).
  • Atlet akan lebih mantap dan optimis dalam memasuki arena pertandingan (Engkos Kosasih, 1984 : 109).
3.    Teknik Penguasaan Bola

Untuk dapat menguasai bola secara maksimal dan sempurna seorang pemain setidaknya harus memiliki kemampuan-kemampuan seperti mampu melakukan passing atas secara baik dan benar dari teknik dasar ini tidak diabaikan dan harus dilatih dengn baik, seseorang harus mengerti dan benar-benar dapat menguasai teknik penguasaan bola  dengan baik dan terus menerus, (Dleter Beullteshtahl. 1986 : 9).

Agar dapat bermain bola voli  dengan baik, seseorang harus mengerti dan benar-berar dapat menguasai teknik penguasaan bola dengan baik. Dengan menguasai teknik penguasaan bola dan latihan yang continue diharapkan nantinya dapat bermain bola voli secara baik dan benar.

4.    Passing Bawah

Passing bawah biasanya dipergunakan oleh para pemain jika bola datangnya rendah, baik untuk dioperkan kepada teman seregunya maupun untuk dikembalikan ke lapangan lawan melewati atas jaring atau net.

5.    Passing Atas

Passing atas atau passing tangan atas adalah cara pengambilan bola atau mengoper dari atas kepala dengan jari-jari tangan. Bola yang datang dari atas diambil dengan jari-jari tangan di atas, agak di depan kepala (Aip Syarifuddin, 1997 : 69).

Gerakan passing bawah dan passing atas yang menunjukkan bahwa digunakan passing bawah pada saat bola yang datangnya rendah atau berada di depan dada, sedangkan passing atas digunakan apabila bola datangnya di atas atau melambung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk menerima bola service lebih baik dan tepat menggunakan passing bawah dibandingkan dengan passing atas, karena kebanyakan bola sevice datangnya rendah dan berada di depan dada.

6.    Service Bawah

Service bawah adalah cara melakukan pukulan permukaan dari petak service dengan memukul bola dengan tangan dari bawah sebagai usaha menghidupkan bola dalam permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 70).
Service bawah merupakan service yang dilakukan dengan tangan bawah, siku diluruskan dan ayunan tangan dari belakang ke depan melalui samping badan, salah satunya tangan memegang bola dan bola tersebut dilambungkan baru dipukul. Service ini sangat populer dan sering dilakukan oleh pemain pemula.

7.    Service Atas

Service atas adalah cara melakukan pukulan permulaan dari bawah service dengan memukul bola dari atas kepala sebagai usaha menghidupkan bola ke dalam permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 53).
Servise atas banyak variasinya, bola dapat dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan, tinggi lambungan bola tergantung dari maksud pukulan dan kesenangan pribadi pemain. Namun pada prinsipnya harus diusahakan agar bola dilambungkan sedemikian rupa tingginya, sehingga seluruh rangkaian gerakan memukul menjadi satu gerakan yang tidak terputus-putus.

8.    Service Samping

Service samping adalah melakukan pukulan permulaan dari daerah service dengan sikap berdiri menyamping dan berat badan berada di kaki kanan (bagi yang tidak kidal), telapak tangan menghadap ke atas (Mariyanto, 1995 : 119). Adapun pelaksanaan service samping adalah service berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat dengan jaring (bagi yang tidak kidal) kedua tanga bersama-sama memegang bola. Pada saat bola akan dilambungkan, maka badan diliukkan ke belakang dan lutut ditekuk. Kedua tangan dijulurkan ke samping kanan, begitu bola lepas dari tangan, maka tangan ditarik kesamping kanan bawah, berat badan berada di kaki kanan, telapak tangan menghadap ke atas, pukulan tangan pada bola dibantu dengan liukan badan, lecutan lengan dan gerakan pergelangn tangan sehingga bola setelah dipukul melambung dengan keras dan topspin.

9.    Service Lompat

Service lompat adalah cara melakukan pukulan permulaan di daerah service dengan melompat setelah bola dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan (Aip Syarifuddin, 1997 : 59). Service lompat dilakukan dengan bola dilambungkan dengan satu atau dua tangan. Begitu bola dilambungkan diikuti dengan melompat dan diusahakan bola berada di atas depan kepala. Bila bola telah berada di atas depan kepala maka segeralah tangan kanan dipukulkan pada bola secepatnya.

10.    Smash (Spike)

Smesh atau spike adalah gerakan memukul bola yang dilakukan dengan kuat dan keras serta jalannya bola cepat, tajam dan menukik serta sulit diterima lawan apabila pukulan itu dilakukan dengan cepat dan tepat (Aip Syarifuddin, 1997 : 58). Pada teknik smash inilah letak seninya permainan bola voli , apabila pemain hendak memenangkan pertandingan maka mau tidak mau mereka harus menguasai teknik smash. Pemain yang pandai melakukan smash atau dengan istilah smasher harus memiliki kelincahan, daya ledak, timing yang tepat dan mempunyai kemampuan memukul bola yang sempurna. Pemain bola voli  akan dapat melakukan berbagai variasi smash apabila pemain tersebut menguasai teknik dasar smash secara baik dan benar.

11.    Membendung

Membendung (Bloking) adalah bentuk gerakan seseorang atau beberapa orang pemain yang berada didekat net/pemain depan (Aip Syarifuddin, 1997 : 58). Tujuan untuk menutupi atau membendung datangnya bola dari lapangan lawan, caranya dengan menjulurkan kedua tangan ke atas dengan ketinggian yang kanan lebih tinggi dari tepian atau bibir net.

Selama melakukan blocking perhatian harus terus menerus kepada bola, posisi smasher terhadap bola dan pendangan mata dari pada smasher. Untuk menyesuaikan terhadap arah datangnya smash, maka perlu mengadakan langkah atau step ke samping kiri atau ke kanan dengan maksud agar setiap saat dapat melompat ke atas untuk melakukan blocking.

C.    Passing Atas

1.    Pengertian passing Atas

Passing atas merupakan teknik penguasaan bola yang penting untuk dipelajari. Passing atas adalah dapat diartikan menyajikan bola atau mengoper bola dengan menggunakan jari tangan kepada lawan atau langsung ke lapangan lawan, di samping itu passing atas yang baik akan mempengaruhi di dalam pertandingan tetapi hal ini lebih menonjol dalam pertandingan tingkat tinggi dibandingkan pada pertandingan yang lebih rendah.
Waktu melakukan passing atas harus diperhatikan beberapa hal, seperti yang dikembangkan oleh Engkos Kosasih sebagai berikut :
  • Konsentrasi untuk melakukan passing atas.
  • Berlatih dan menyesuaikan diri untuk menguasai bola.
  • Lihat dan pelajari dimana tempat menempatkan bola yang tepat.
  • Ketahui posisi lemah regu lawan (Engkos Kosasih, 1985 : 109).

Beberapa cara di dalam melakukan passing atas dalam parmainan bola voli , antara lain :
1.1.    Passing Atas Individu
  • Tempatkan badan di bawah bola.
  • Kedua kaki dibuka, lutut ditekuk, sehingga posisi tubuh berada dalam keadaan setengah jongkok.
  • Siku dibengkokkan, jari-jari tengah direnggangkan dan letak di depan atas dahi.
  • Sikap tangan seperti mangkok.
  • Pandangan ke arah datangnya bola.
  • Pada waktu bola datang, bola didorong dengan jari-jari tangan, perkenaan tangan pada bola yaitu ruas pertama dan kedua jari telunjuk sampai kelingking, sedangkan ibu jari hanya pada ruas pertama.
  • Untuk membantu gerakan jari-jari tangan, pergelangan tangan digerakkan kearah depan atas.
  • Setelah bola lepas dari tangan, diikuti dengan gerakan anggota badan dan langkah kaki ke depan untuk menjaga keseimbangan (Edi Suparman, 1994 : 91).
1.2.    Passing Atas Ke Dinding
Ada beberapa pendapat ahli mengenai passing atas ke dinding antara lain :
  1. Theo Khelmen dan Dleler Kruber (1990 :40) menyatakan : dengan melakukan passing atas ke dinding berturut-turut maka akan dapat menyempurnakan kemampuan mengarahkan bola.
  2. Bonnie Robisson (1991 : 44 - 46 ) mengatakan seseorang pemain harus memperdalam kekuatan tangan untuk mendorong bola ke dinding dengan jarak antara 90 – 12 cm dari dinding atau tembok. Dalam penelitian ini ditetapkan jarak seseorang yang akan melakukan passing atas ke dinding sebagai tempat pelaksanaan kegiatan adalah 120 cm, hal ini didasarkan atas uji coba.

D.    Perasarana Permainan Bola Voli

1.    Ukuran Lapangan Permainan Bola Voli
Lapangan permainan bola voli  berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 9 m, semua garis batas lapangan, garis tengah, garis daerah serang adalah 3 m (daerah depan). Garis batas itu diberi tanda batas dengan menggunakan tali, kayu, cat/kapur, kertas yang lebarnya tidak lebih dari 5 cm. lapangan permainan bola voli  terbagi menjadi dua bagian sama besar yang masing-masing luasnya 9 x 9 meter. Di tengah lapangan dibatasi garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian sama besar. Masing-masing lapangan terdiri dari atas daerah serang dan daerah pertahanan.
Ukuran Lapangan Bola Voli
Gambar Ukuran Lapangan Bola Voli
Daerah serang yaitu daerah yang dibatasi oleh garis tengah lapangan dengan garis serang yang luasnya 9 x 3 meter.

2.    Daerah Servise
Daerah service adalah daerah selebar 9 meter di belakang setiap garis akhir. Daerah ini dibatasi oleh dua garis pendek sepanjang 15 cm yang dibuat 20 cm di belakang garis akhir, sebagai kepanjangan dari garis samping. Kedua garis pendek tersebut sudah termasuk di dalam batas daerah service, perpanjangan daerah service adalah kebelakang sampai batas akhir daerah bebas.

3.    Jaring (Net)
Jaring untuk permainan bola voli  berukuran tidak lebih dari 9,50 meter dan lebar tidak lebih dari 1,00 meter dengan petak-petak atau mata jaring berukuran 10 x 10 cm, tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24 meter, tepian atas terdapat pita putih selebar 5 cm.

4.    Antene Rod
Di dalam pertandingan permainan bola voli  yang sifatnya nasional maupun internasional, di atas batas samping jaring dipasang  tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm dari tepi jaring atau bibir net. Tongkat itu terbuat dari bahan fibergelas dengan ukuran panjang 180 cm dengan diberi warna kontras.

5.    Bola
Bola harus bulat terbuat dari kulit yang lentur atau terbuat dari kulit sintetis yang bagian dalamnya dari karet atau bahan yang sejenis. Warna bola harus satu warna atau kombinasi dari beberapa warna. Bahan kulit sintetis dan kombinasi warna pada bola dipergunakan pada pertandingan resmi internasional harus sesuai dengan standar FIVB.
Keliling bola 64 – 67 cm dan beratnya 260 – 280 grm, tekanan didalam bola harus 0, 39 – 0, 325 kg/cm2  (4,26 – 4,61 Psi) (294,3 – 318,82 mbar/hpa).

6.    Pemain
Jumlah pemain dalam lapangan permainan sebanyak 6 orang setiap regu dan ditambah 5 orang sebagai pemain cadangan dan satu orang pemain libero. Satu tim maksimal terdiri dari 12 pemain, saru coach, satu sistem coach, satu trainer, dan satu dokter medis, kecuali libero, satu dari para pemain adalah kapten tim, dia harus diberi tanda dalam score sheet.

Hanya pemain terdaftar dalam score sheet dapat memasuki lapangan dan bermain dalam pertandingan. Pada saat coach dan kapten tim menandatangani scoresheet pemain yang terdaftar tidak dapat diganti. Bola Voli